Cara Buat Fermentasi Jerami Sistem Tertutup Simple

cara buat fermentasi jerami sistem tertutup

Jerami padi menjadi limbah pertanian yang melimpah namun sering dibakar begitu saja. Padahal dengan teknik yang tepat, jerami dapat diolah menjadi pakan ternak berkualitas tinggi. Cara buat fermentasi jerami sistem tertutup menjadi solusi efektif untuk meningkatkan nilai nutrisi jerami hingga 40% dengan proses anaerob yang terkontrol.

Persiapan Bahan untuk Cara Buat Fermentasi Jerami Sistem Tertutup

Bahan Utama yang Diperlukan

Untuk membuat satu ton jerami fermentasi berkualitas, siapkan jerami padi kering atau setengah layu sebanyak satu ton. Pastikan jerami telah dipotong sepanjang lima hingga sepuluh sentimeter agar mikroba bekerja optimal. Jerami yang lebih kecil mempercepat proses fermentasi dan memudahkan pencampuran bahan.

Probiotik seperti EM4 atau Starbio diperlukan sebanyak 2,5 kilogram untuk menguraikan lignoselulosa. Molase atau tetes tebu 20 liter berfungsi sebagai sumber energi bakteri fermentasi. Tambahkan dedak atau bekatul lima kilogram untuk meningkatkan kandungan protein dalam hasil akhir.

Peralatan Sistem Tertutup

Cara buat fermentasi jerami sistem tertutup membutuhkan wadah kedap udara seperti drum plastik besar, tong stainless, atau kantong plastik tebal. Siapkan juga terpal plastik untuk menutup rapat tumpukan jerami. Pastikan tidak ada celah yang membiarkan udara masuk selama proses fermentasi berlangsung.

Langkah-Langkah Cara Buat Fermentasi Jerami Sistem Tertutup

Metode Menggunakan Drum Plastik

  1. Pertama, larutkan molase dengan air perbandingan satu banding sepuluh.
  2. Lalu, campurkan probiotik ke dalam larutan molase hingga merata. 
  3. Setelah itu, aduk jerami yang sudah dicacah dengan dedak secara bertahap
  4. Kemudian siramkan larutan probiotik sambil terus diaduk hingga jerami terlihat lembab namun tidak basah.
  5. Masukkan jerami yang sudah tercampur ke dalam drum plastik layer demi layer. 
  6. Padatkan setiap lapisan dengan cara diinjak atau ditekan kuat agar tidak ada rongga udara tersisa. 
  7. Proses pemadatan sangat krusial dalam cara buat fermentasi jerami sistem tertutup karena menentukan keberhasilan fermentasi anaerob.
  8. Setelah drum penuh, tutup rapat bagian atas dengan plastik tebal dan ikat dengan tali atau karet. 
  9. Pastikan tidak ada udara yang bisa masuk ke dalam drum. 
  10. Simpan drum di tempat teduh yang tidak terkena sinar matahari langsung selama 21 hari.

Metode Menggunakan Kantong Plastik

Cara buat fermentasi jerami juga bisa dilakukan dengan kantong plastik berukuran besar atau trash bag. 

  1. Pertama, campurkan jerami dengan larutan probiotik dan molase seperti metode sebelumnya. 
  2. Masukkan jerami ke dalam kantong sambil terus dipadatkan untuk mengeluarkan udara.
  3. Ikat kantong plastik serapat mungkin hingga tidak ada celah udara. 
  4. Kemudian, letakkan kantong di tempat yang aman dari gangguan hewan dan cuaca ekstrem.

 Metode ini lebih fleksibel untuk peternak skala kecil yang tidak memiliki drum besar.

Ciri-Ciri Hasil Fermentasi Jerami

Setelah 21 hari, buka wadah fermentasi secara hati-hati. 

  • Jerami fermentasi berkualitas memiliki aroma khas seperti tape yang harum dan sedikit asam. 
  • Tekstur jerami tetap terlihat segar namun lebih lunak dengan warna kuning kecoklatan.
  • Sebelum diberikan pada ternak, angin-anginkan jerami fermentasi selama 10-15 menit. 
  • Berikan secara bertahap mulai dari porsi kecil agar ternak beradaptasi. 
  • Jerami fermentasi dapat disimpan kembali dalam wadah tertutup dan tetap awet hingga berbulan-bulan.

Kesimpulan

Cara buat fermentasi jerami sistem tertutup terbukti efektif meningkatkan kualitas pakan ternak dengan menurunkan kadar abu dari 20% menjadi di bawah 5% dan serat kasar dari 30% menjadi 10%. Dengan dua metode utama menggunakan drum plastik atau kantong plastik, peternak dapat memilih sesuai kapasitas produksi.

Kunci keberhasilan terletak pada kontrol kelembaban, pemadatan sempurna, dan penutupan rapat untuk menciptakan kondisi anaerob. Proses fermentasi 21 hari menghasilkan pakan yang disukai ternak dengan daya simpan hingga dua tahun, menjadikannya solusi pakan hemat biaya terutama saat musim kemarau.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *