Sebelum mendaftar ujian, banyak calon peserta ingin memastikan dulu berapa biaya tes TOEFL iBT yang harus mereka siapkan. Pertanyaan ini wajar muncul, mengingat TOEFL iBT termasuk salah satu tes bahasa Inggris dengan biaya yang tidak sedikit.
Dengan memahami rincian biayanya sejak awal, Anda bisa menyusun anggaran secara lebih matang dan menghindari kendala finansial saat hari ujian tiba.
Rincian Biaya Tes TOEFL iBT
ETS menetapkan biaya pendaftaran TOEFL iBT dalam mata uang dolar Amerika Serikat, dan besarannya bervariasi menurut negara pelaksanaan tes. Di kawasan Asia Tenggara, peserta umumnya membayar sekitar 200 dolar AS untuk satu kali pendaftaran.
Di Indonesia, beberapa pusat bahasa resmi menawarkan voucher pendaftaran dengan harga setara sekitar tiga juta rupiah, sehingga peserta tidak perlu membayar langsung menggunakan dolar AS.
Selain biaya pendaftaran utama, Anda perlu memperhitungkan beberapa komponen tambahan berikut.
1. Biaya pendaftaran terlambat, yang muncul apabila Anda mendaftar melewati batas waktu normal dan tetap ingin mengambil jadwal tertentu.
2. Biaya penjadwalan ulang yang berlaku jika Anda mengubah tanggal tes setelah pendaftaran selesai.
3. Biaya pengiriman skor tambahan yang Anda perlukan apabila ingin mengirimkan hasil tes ke lebih banyak institusi dibandingkan jumlah yang sudah termasuk dalam paket standar.
4. Biaya pendaftaran ulang yang harus Anda keluarkan jika berencana mengulang tes untuk memperbaiki skor sebelumnya.
Faktor yang Memengaruhi Besaran Biaya
Beberapa faktor turut menentukan total biaya yang Anda keluarkan untuk mengikuti TOEFL iBT. Lokasi pusat tes memengaruhi harga, karena setiap negara menetapkan tarif yang berbeda sesuai kebijakan ETS setempat.
Selain itu, kurs dolar AS terhadap rupiah juga memengaruhi nominal akhir yang harus Anda bayar, terutama jika Anda membayar langsung tanpa menggunakan voucher.
Waktu pendaftaran turut berperan, sebab mendaftar mendekati tanggal ujian sering mengharuskan Anda menanggung biaya tambahan.
Cara Menghemat Biaya Tes TOEFL iBT
Anda dapat menekan pengeluaran dengan menerapkan beberapa strategi berikut.
1. Daftar jauh sebelum tanggal ujian agar terhindar dari biaya keterlambatan.
2. Manfaatkan voucher resmi dari lembaga bahasa terpercaya karena harganya sering lebih stabil dibandingkan pembayaran langsung dalam dolar AS.
3. Pastikan target skor sudah realistis melalui latihan matang, sehingga Anda tidak perlu mengulang tes dan menanggung biaya pendaftaran ulang.
4. Cek promo atau diskon resmi dari mitra ETS karena beberapa periode tertentu menawarkan potongan harga bagi peserta baru.
Sebelum menentukan jenis tes yang akan Anda ambil, ada baiknya Anda memahami dulu perbedaan format dan kegunaannya. Simak pembahasan lengkapnya pada artikel perbedaan TOEFL iBT dan ITP agar pilihan Anda benar-benar sesuai kebutuhan.
Apakah Biaya Tes TOEFL iBT Sepadan dengan Manfaatnya
Meskipun tergolong tidak murah, banyak peserta menilai biaya tes TOEFL iBT sepadan dengan manfaat yang mereka peroleh. Skor TOEFL iBT berlaku selama dua tahun dan dapat Anda gunakan untuk mendaftar ke berbagai universitas maupun program beasiswa tanpa perlu mengulang tes setiap kali mengajukan aplikasi baru.
Selain itu, pengakuan internasional yang melekat pada skor ini membuka peluang yang lebih luas dibandingkan tes bahasa Inggris lain yang cakupannya lebih terbatas. Dengan mempertimbangkan nilai jangka panjang tersebut, biaya yang Anda keluarkan sebenarnya berfungsi sebagai investasi untuk masa depan akademik maupun karier.
Kesimpulan
Memahami biaya tes TOEFL iBT secara rinci membantu Anda mempersiapkan anggaran dengan lebih tenang dan menghindari pengeluaran tak terduga. Selain biaya pendaftaran utama, perhatikan juga biaya tambahan yang mungkin muncul akibat keterlambatan, penjadwalan ulang, atau pengiriman skor ke banyak institusi.
Jika Anda memerlukan panduan lebih lanjut mengenai tes bahasa Inggris dan layanan pendukung lainnya, kunjungi LTI Group untuk informasi lebih lengkap.
